Kemalingan

Sungguh nasib apes menimpa paman pedagang yang berjualan di sebuah kampus di mana aku kuliah. Sepulang dari berjualan paman lupa mengunci pintu belakang kiosnya. Hingga pada keesokan harinya paman terkejut melihat keadaan warungnya berantakan karena telah disatroni pencuri. Uang sebesar Rp. 40.000 berupa uang recehan / uang perak yang biasanya dipakai untuk kembalian pun raib.

Menurut keterangan paman “kemarin saya lupa mengunci pintu belakang kios saya karena ada keperluan mendesak ke bank. Saya pergi lewat pintu depan dan entah sebab apa saya lupa kalau pintu belakang belum terkunci.”

Beruntung, sebuah laptop dan beberapa barang berharga yang ada di kios itu juga tidak hilang. “Saya sangat bersyukur laptop saya dan barang berharga lain tidak ikut diambil pencuri. Padahal laptop dan barang lain biasanya saya tinggal di kios dan tidak saya bawa pulang” katanya.

Diperkirakan pencuri itu anak kecil karena ada beberapa tanda bekas injakan kaki kecil di TKP. Selain itu juga ada terdapat kulit kacang yang diduga bekas pencuri itu.

Kejadian ini dijadikan oleh paman sebagai pelajaran bahwa kita harus lebih waspada dan berhati-hati lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: