Pemekaran Daerah, Untuk Siapa?

Otonomi daerah yang begitu marak diselenggarakan sejak era reformasi sekarang ini dalam perkembangannya berjalan dengan pasang surut. Otonomi daerah yang diharapkan dapat membawa kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di daerah itu kadang kala berjalan tidak optimal. Dalam prakteknya selama ini berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebagian besar daerah otonomi hasil pemekaran (DOHP) berkinerja kurang memuaskan. Salah satu penyebab cenderung memburuknya kinerja DOHP adalah belum efektifnya proses evaluasi kelayakan pengusulan pembentukan daerah pemekaran.

Motivasi tuntutan daerah untuk melakukan pemekaran dengan alasan-alasan riil ataupun normatif seperti meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya, mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan kerja sama dan sinergi antar daerah dan lain sebagainya. Seakan-akan kalah dengan motivasi pemekaran daerah  untuk membentuk suatu daerah otonom oleh elit-elit lokal dengan kepentingan politisnya. Karena selama ini pemekaran daerah sebagian besar bukan membawa dampak meningkatnya sejahtera masyarakat di daerah, melainkan hanya meningkatkan sejahteranya elit-elit lokal.

Lihat saja dari APBD daerah-daerah, kebanyakannya dialokasikan untuk hal-hal yang mengarah pada fasilitas-fasilitas ataupun tunjangan bagi elit-elit daerah. Mobil-mobil dinas mewah, rumah dinas mewah ataupun fasilitas mewah lainnya. Sedangkan untuk rakyat, hanya sisa dari setiap anggaran untuk elit daerah. Wajarlah jika di daerah masih banyak masyarakat yang menganggur, masih banyak masyarakat yang miskin dan kualitas pelayanan yang tidak semakin membaik.

Fenomena pemekaran daerah telah menjadi semacam dilema bagi Indonesia. Sebuah sistem yang begitu baiknya dirancang, sayangnya dalam implementasinya berjalan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Untuk itu diharapkan pemerintah bersungguh-sungguh mengevaluasi setiap tuntutan-tuntutan daerah dalam melakukan pemekaran daerah. Agar kesejahteraan masyarakat daerah dan adanya pembangunan di daerah yang menjadi tujuan otonomi daerah dapat terwujud.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: