Uang Mengalahkan Segalanya

Sudah menjadi rahasia umum untuk masuk sebuah perguruan tinggi meskipun dengan nilai seadanya seorang siswa akan bisa diterima. Karena perguruan tinggi telah dijadikan bisnis bagi mereka orang yang tak bertanggung jawab untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Mereka yang tidak berrtanggung jawab itu memanfaatkan posisinya untuk melakukan perbuatan yang terlarang untuk kepentingan kantongnya sendiri.

Fenomena ini di satu sisi tentu sangat membantu bagi mereka para siswa yang ingin melanjutkan studinya dengan nilai yang pas-pasan, mereka tidak perlu bersusah payah belajar supaya bisa lulus dalam seleksi perguruan tinggi. Dengan memberikan uang yang ditetapkan mereka dijamin diterima di perguruan tinggi meskipun dengan hasil tes yang di bawah standar kelulusan. Ikut serta dalam tes seleksi hanyalah formalitas bagi mereka.

Namun di sisi lain, fenomena ini sangat merugikan bagi banyak orang. Karena tolak ukur untuk penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi bukan lagi berdasarkan pada kemampuan intelektual siswa melainkan kemampuan materilah yang lebih diprioritaskan. Bagi siapa yang memberikan uang lebih banyak berpeluang besar diterima dibandingkan dengan yang memberikan uang sedikit.

Sehingga membuat mereka para siswa yang lebih layak masuk perguruan tinggi tersisihkan oleh mereka yang memiliki kekayaan materi. Hal ini memang terasa sangat tidak adil, akan tetapi  fenomena ini telah menjadi tradisi dalam dunia pendidikan. Dari tahun ke tahun seleksi penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi selalu diwarnai praktek suap menyuap oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Perguruan tinggi yang berisi kaum intelektual ternyata tidak terhindar dari praktek-praktek kotor khususnya dalam penerimaan mahasiswa baru. Hal ini menunjukan uang telah mengalahkan segalanya bahkan intelektualitas seseorang. Untuk itu diharapkan pihak yang berwenang bisa menelusuri dan menindak kasus suap menyuap dalam penerimaan mahasiswa baru yang terasa sangat meresahkan.

*Diterbitkan Banjarmasin Post Edisi 12 Mei 2012 .

** http://banjarmasin.tribunnews.com/2012/05/12/uang-mengalahkan-segalanya

2 Tanggapan so far »

  1. 1

    Anonim said,

    setuju bangett,

  2. 2

    deddysumardi said,

    makasih gan,
    atas komen & kunjungannya.
    Salam…


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: