Yang Abadi dalam Politik

Di dalam politik tak ada teman yang abadi, yang abadi hanyalah “kepentingan” semata. Istilah itu tentu tidaklah asing lagi bagi kita semua. Kita sudah sering mendengarnya dalam percaturan politik di Negara kita yang tercinta ini.

Mungkin istilah itu pula yang dirasakan presiden kita saat ini, wacana pemerintah untuk menaikan harga BBM awal April nanti ternyata berseberangan dengan beberapa partai yang berkoalisi dalam pemerintahan saat ini. Berdasarkan hasil survey LSI, mayoritas pendukung partai koalisi menolak BBM naik. Penolakan kenaikan harga BBM : Partai Golkar sebesar 90 persen, PPP sebesar 92 persen, PKS sebesar 82 persen, PKB sebesar 95 persen, dan PAN sebesar 66 persen.

Penolakan kenaikan harga BBM oleh anggota partai koalisi menunjukan adanya ketidakkompakkan dalam Setgab. Hal ini kemudian membuat SBY cukup geram, seperti yang diberitakan dalam Tribunnews.com baru-baru ini, SBY dalam pidatonya menyindir sejumlah partai koalisi : “Kalau berkoalisi jangan memperdaya pihak lain. Harus mulus kalau berkoalisi, bukan selalu ingkar dengan kesepakatan. Bukan itu koalisi yang sejati,”

Sikap penolakan dari anggota partai koalisi itu kemudian disinyalir sebagai “kepentingan” politik dalam menghadapi Pemilu 2014. Menurut SBY, ia terus mengikuti dinamika dan perkembangan politik menuju pemilu 2014. “Politik sudah mulai menghangat. Dalam alam demokrasi itu bisa terjadi, sah dan dibenarkan, tidak keliru. Semua parpol yang akan ikut pemilu, atau semua tokoh yang akan jadi presiden 2014 mendatang juga dibenarkan menjalankan strategi dan taktiknya, berupaya dan berikhtiar mewujudkan cita-citanya”.

Sungguh, percaturan politik yang cukup menarik untuk diamati. Kita sadari bersama, politik memang dipenuhi dengan politik pencitraan.  Dengan tujuan menarik hati rakyat dan meraih suara terbanyak dalam pemilu.

Akhirnya semua itu kembali pada diri kita masing-masing, untuk bisa memilah-milah mana politik yang benar-benar pro rakyat dan mana politik yang hanya berdasarkan “kepentingan” semata saja (omong doang, tanpa bukti nyata).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: