Wujud Kegagalan Reformasi Birokrasi

PNS muda, memiliki kekayaan berlimpah dan tabungan hingga bermilyar-milyar. Tidaklah aneh jika hal itu akan menimbulkan kecurigaan dari berbagai pihak. Wajar jika orang menduga-duga atau berpikiran bahwa kekayaan yang didapatkan berasal dari cara yang tidak sehat. Karena tidaklah masuk akal jika seorang PNS muda yang penghasilannya tidak seberapa memiliki kekayaan yang fantastis.

Seperti yang baru-baru ini sedang santernya diberitakan fenomena Gayus Jilid II, seorang pegawai muda Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang memiliki rekening gendut dan kekayaan yang berlimpah ruah, yang kemudian telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi. Selain itu PPATK juga telah memberikan 2000 laporan penyimpangan di kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Suatu angka yang jumlahnya tidaklah sedikit.

Melihat fenomena demikian, bisa dikatakan hal ini merupakan wujud kegagalan reformasi birokrasi. Indikasinya jelas, yaitu masih maraknya perkara korupsi yang melibatkan para birokrat itu sendiri. Reformasi birokrasi yang dicita-citakan membawa perbaikan, ternyata belum bisa menunjukan perubahan yang berarti.

Korupsi yang sejak dulu ingin diberantas oleh pemerintah, kenyataannya hingga sekarang permasalahan korupsi ini masih merajalela. Padahal kita ketahui bersama, karena korupsi membuat program-program kerja pemerintah tidak dapat berjalan dengan maksimal.

Untuk itu diharapkan pemerintah mengoreksi kembali reformasi birokrasinya. Setelah Gayus Jilid II sekarang ini, jika birokrasi tidak direformasi dengan sungguh-sungguh bukan tidak mungkin akan hadirnya Gayus-Gayus Jilid berikutnya.

*Diterbitkan Banjarmasin Post edisi 6 Maret 2012

** http://banjarmasin.tribunnews.com/2012/03/06/kegagalan-reformasi-birokrasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: