Belajar Membuat Kerangka Pemikiran Penelitian

Keuangan daerah merupakan salah satu aspek yang penting dalam rangka dapat terlaksananya penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan lancar. Aspek keuangan daerah ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap aspek-aspek lainnya dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Adapun sumber keuangan daerah yaitu didapat dari  : pendapatan asli daerah, dana perimbangan, pinjaman daerah dan lain-lain penerimaan yang sah. Sedangkan pengeluaran daerah terdiri dari : macam-macam pembiayaan daerah dan belanja daerah (biaya pendidikan, kesehatan, pembangunan, dll). Dimana penetapan dari pemasukan dan pengeluaran keuangan daerah tersebut disusun dalam APBD.

Jika selisih lebih Pendapatan Daerah terhadap Belanja Daerah disebut surplus anggaran. Dan jika selisih kurang Pendapatan Daerah terhadap Belanja Daerah disebut defisit anggaran.

Surplus dan defisit anggaran ini berpengaruh pada kinerja suatu pemerintahan daerah. Dengan tersedianya keuangan daerah yang cukup, maka pelaksanaan pemerintahan daerah akan bisa berjalan dengan baik. Sebaliknya jika daerah itu kesulitan dalam hal keuangan daerah, tentu pemerintahan daerah itu tidak akan bisa berjalan dengan baik, begitu juga dalam hal pembangunan, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di daerah yang menjadi tujuan desentralisasi sulit akan tercapai.

*begitulah kira-kira

**mudah-mudahan di ACC… amien

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: