Hak Presiden Memiliki Pesawat Kepresidenan

Setelah dikecewakan dengan berbagai macam gaya hidup mewah atau hedonis para wakil rakyat, kini giliran presiden yang membuat rakyat kembali mengurut dada. Presiden telah membuat sebuah kejutan  untuk rakyatnya dengan pembelian pesawat kepresidenan yang harganya hampir Rp. 1 Triliun yaitu tepatnya Rp. 820 M.

Bagaimana tidak mengejutkan,  nilai yang telah dikeluarkan untuk pembelian pesawat kepresidenan itu bukanlah angka yang sedikit. Dana APBN yang katanya uang dari rakyat akan cukup terkuras karena pembelian pesawat kepresidenan yang mewah itu. Belum lagi jika terdapat penyelewengan dana dalam proses-proses pembeliannya.

Sementara itu kalau kita lihat selama ini kinerja pemerintahan SBY masih kurang memuaskan. Rencana pemerintah untuk membatasi subsidi BBM, rencana pemerintah untuk menaikan harga BBM, angka pengangguran yang tinggi, angka kemiskinan yang masih tinggi serta masih maraknya kasus korupsi yang bahkan dilakukan kader partainya sendiri. Hal ini menunjukan bagaimana pemerintah selama ini belum bisa dikatakan berhasil.

Dengan pembelian pesawat kepresidenan yang mahal itu tentu saja kemudian akan menimbulkan kontroversi. Karena telah terjadi ketidakseimbangan antara hak dengan pencapaian atas program kerja pemerintah selama ini. Pemerintah tentu saja akan dianggap lebih mengutamakan haknya dibandingkan tugas dan kewajibannya.

Padahal pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memprioritaskan tanggung jawab dan tugasnya. Bukan pemimpin yang selalu menuntut dan memikirkan segala hak-hak yang harus diperolehnya. Dengan demikian, pembelian pesawat kepresidenan tidak akan menjadi perdebatan jika saja pemerintah telah berhasil dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.

*Diterbitkan Banjarmasin Post edisi 22 Februari 2012

** http://banjarmasin.tribunnews.com/2012/02/22/menimbang-kewajiban-presiden

1 Response so far »

  1. 1

    […] berawal dari tulisan saya sebelumnya tentang Hak Presiden Memiliki Pesawat Kepresidenan, karena iseng dan beberapa alasan lain, saya share tulisan itu pada beberapa teman facebook saya. […]


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: