“PERJUANGAN-PERJUANGAN DALAM MENULIS PROPOSAL SKRIPSI”

Dalam perkuliahan salah satu kegiatan yang paling berkesan ialah pada masa menyusun proposal skripsi. Karena dalam menyusun proposal skripsi ini dibutuhkan beberapa perjuangan. Baik itu perjuangan mencari permasalahan untuk diteliti, perjuangan mencari bahan, perjuangan mencari metode yang cocok untuk dipakai dalam penelitian dan perjuangan-perjuangan lainnya. Serta yang tidak boleh ketinggalan ialah perjuangan konsultasi dengan dosen pembimbing skripsi.

Perjuangan-perjuangan di atas haruslah dilakukan dengan bersungguh-sungguh. Jika saja dari beberapa yang harus diperjuangkan di atas tidak terlaksana dengan baik, maka dapat dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Misalnya dalam memilih masalah penelitian, kita kesulitan dalam mencari permasalahan untuk diteliti, kalau kita tidak diperjuangkan dengan sungguh-sungguh, penelitian tidak akan dapat berjalan.

Kemudian perjuangan mencari bahan, jika kita tidak dapat menemukan bahan itu dengan baik, maka skripsi kita akan terasa hambar dan kurang jelas. Untuk itu kita haruslah memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan bahan penelitian kita. Selanjutnya, perjuangan mencari metode yang cocok untuk dipakai dalam penelitian, jika kita tidak tepat memilih metode penelitian, proposal skripsi kita mungkin akan ngawur.

Yang terakhir dan yang paling penting (bukan berarti yang lainnya tidak penting) ialah perjuangan konsultasi dengan dosen pembimbing skripsi. Kenapa perjuangan yang satu ini dikatakan paling penting? Karena dosen pembimbing memegang peranan yang vital dalam proses penyusunan skripsi. Selesai tidaknya sebuah skripsi (tepat waktu atau tidak), seringkali sedikit banyak terkait dengan dosen pembimbing.

Dalam penulisan proposal skripsi kita, dosen pembimbing lah yang mengarahkan agar kita senantiasa on the track sesuai tujuan yang telah kita rumuskan. Evaluasi dan saran-saran mereka sangat penting untuk keterbaikan dalam penyusunan proposal skripsi kita. Proposal skripsi kita tanpa bimbingan mereka ibarat “seseorang yang berjalan di dalam kegelapan”.

*) Tulisan ini tidak bermaksud untuk menggurui, tapi hanya sekedar berbagi

**) Penulis sendiri lagi belajar yang namanya “berjuang dalam menulis proposal skripsi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: