“NEGARA”

Berbicara mengenai Negara, saya teringat sebuah lagu dari penyanyi idola saya Iwan Fals yang judulnya NEGARA, demikian saya kutip sepenggalan lirik lagunya  :

Negara harus bebaskan biaya pendidikan

Negara harus bebaskan biaya kesehatan

Negara harus ciptakan pekerjaan

Negara harus adil tidak memihak

Itulah tugas Negara…

Apakah pembaca sepakat Negara itu seperti lirik lagu di atas? Jika iya, apakah Negara kita sudah demikian? Entahlah.

Selanjutnya di bawah ini akan dibahas beberapa hal tentang Negara, seperti definisi, tugas dan sifat-sifat dari Negara.

APA DEFINISI NEGARA ITU?

Para ahli telah banyak merumuskan tentang definisi tentang Negara seperti Roger H Soltau, Harold J Laski, Max Weber, Robert M MacIver, dan lain-lainnya. Dari beberapa definisi menurut para ahli tersebut, Miriam Budiardjo menyimpulkannya sebagai berikut :

“Negara adalah suatu daerah territorial yang rakyatnya diperintah (governed) oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut dari warga negaranya ketaatan pada peraturan perundang-undangan melalui kontrol monopolistik dari kekuasaan yang sah.”

APA SAJAKAH TUGAS NEGARA?

Adapun tugas dari Negara, yaitu sebagai berikut :

  1. Mengendalikan dan mengatur gejala-gejala kekuasaan yang a-sosial, yakni yang bertentangan satu sama lain, supaya tidak menjadi antagonisme (permusuhan, pertentangan) yang membahayakan.
  2. Mengorganisir dan mengintegrasikan (menyatukan) kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dari masyarakat seluruhnya.

SIFAT-SIFAT DARI NEGARA ITU APA?

Negara memiliki beberapa sifat, seperti :

  1. Sifat memaksa. Dengan adanya sifat memaksa ini, diharapkan setiap peraturan-peraturan yang dibuat dapat ditaati, jika tidak taat maka akan dapat sanksi. Tujuannya agar dapat terciptanya ketertiban dalam masyarakat, serta dapat mencegah perbuatan anarki dalam masyarakat.

Adapun yang dimaksud sifat memaksa ini yaitu Negara mempunyai kekuasaan untuk memakai kekerasan fisik secara legal (sah). Yang berwenang / alat Negara untuk memaksa yaitu seperti Polisi, tentara, dsb.

  1. Sifat monopoli. Negara mempunyai monopoli dalam menetapkan tujuan bersama dari masyarakat
  2. Mencakup semua, Semua peraturan perundang-undangan berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali.

Sumber : Masdar, Umaruddin, 1999, Mengasah Naluri Publik ; Memahami Nalar Politik,Yogyakarta : LKiS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: