Rangkuman Model-model dari Demokrasi

Demokrasi Klasik

Prinsip Pembenaran

Warga Negara seharusnya menikmati kesetaraan politik agar mereka bebas memerintah dan diperintah secara bergiliran

Ciri-ciri penting

  • Partisipasi langsung warga Negara
  • Majelis rakyat memiliki kekuasaan tertinggi
  • Lingkup kekuasaan tertinggi menjangkau seluruh urusan umum di kota
  • Berbagai metode pemilihan kandidat pejabat publik (pemilihan langsung, perwakilan, rotasi)
  • Tidak ada perbedaan hak istimewa yang membedakan rakyat biasa dan pejabat publik
  • Kecuali posisi yang berhubungan dengan peperangan, jabatan yang sama dan tidak boleh dipegang lebih dari dua kali oleh orang yang sama
  • Masa jabatan yang pendek untuk semua para pegawai publik digaji

Kondisi umum

  • Negara kota kecil dengan daerah pedalaman untuk pertanian
  • Ekonomi budak menciptakan waktu bebas untuk rakyat
  • Pekerjaan rumah tangga yang ditangani oleh perempuan membuat laki-laki bebas melakukan tugas-tugas masyarakat
  • Tidak setiap penduduk kota menjadi warga Negara di sana

 

Republikanisme Protektif

Prinsip-prinsip justifikasi

Partisipasi politik merupakan sebuah kondisi yang penting bagi kebebasan pribadi, jika para warga Negara tidak menguasai mereka sendiri, mereka akan mendominasi oleh yang lain.

Ciri-ciri kunci

  • Keseimbangan kekuasaan antara rakyat, aristoraksi dan monarki dihubungkan pada sebuah konstitusi campuran atau pemerintahan campuran dengan persetujuan kekuatan-kekuatan politik yang utama untuk memainkan sebuah peran aktif dalam kehidupan politik
  • Partisipasi warga Negara dicapai melalui kemungkinan mekanisme yang berbeda, termasuk pemilihan konsul-konsul, atau para wakil rakyat untuk menjalankan tugas sebagai dewan-dewan penguasa
  • Kelompok-kelompok sosial yang saling bersaing mengajukan dan mempertahankan kepentingan-kepentingan mereka
  • Kebebasan-kebebasan berpendapat, berekspresi dan berserikat
  • Peraturan hukum

Kondisi-kondisi umum

  • Masyarakat kota kecil
  • Mempertahankan ibadah keagamaan
  • Masyarakat tukang batu, tukang kayu, dan para pedagang yang merdeka
  • Tidak memasukkan para wanita, buruh dan yang bergantung dalam politik (memperluas kesempatan-kesempatan bagi warga Negara laki-laki untuk berpatisipasi dalam bidang publik)

Republikanisme dan Perkembangan

Prinsip-prinsip justifikasi

Para warga Negara harus menikmati persamaan politik dan ekonomi agar tak seorang pun yang dapat menjadi penguasa bagi yang lain dan semuanya dapat menikmati perkembangan dan kebebasan yang sama dalam proses tekad diri bagi kebaikan bersama

Ciri-ciri kunci

  • Pembagian fungsi-fungsi eksekutif dan legislatif
  • Partisipasi langsung warganegara dalam pertemuan-pertemuan publik untuk menetapkan badan pembuat undang-undang
  • Kebulatan suara pada pokok-pokok persoalan publik sangat diperlukan, tetapi ketentuan voting dengan suara mayoritas mengendalikan pada saat terjadi perselisihan
  • Jabatan-jabatan eksekutif berada di tangan ‘para hakim’ atau ‘administrator’ (penyelenggara Negara)
  • Eksekutif ditetapkan baik melalui pemilihan langsung atau perwakilan kelompok

Kondisi-kondisi umum

  • Masyarakat non industri kecil
  • Penyebaran kepemilikan properti di antara para warga Negara yang banyak yaitu kewarganegaraan bergantung pada kepemilikan properti yaitu sebuah masyarakat produsen yang mandiri
  • Tugas domestic bagi para wanita membebaskan para pria dari pekerjaan (non-domestik) dan politik

Demokrasi Protektif

Prinsip dasar kebenaran

Para penduduk membutuhkan perlindungan dari para pemimpin, begitu pula dari sesamanya, untuk memastikan bahwa mereka yang memimpin melaksanakan kebijakan-kebijakan yang sepadan dengan kepentingan-kepentingan penduduk secara keseluruhan.

Ciri-ciri utama

  • Kekuasaan sepenuhnya berada di tangan rakyat, namun tetap para wakil yang secara sah dapat melaksanakan fungsi-fungsi Negara
  • Pemilihan umum, surat suara rahasia, kompetisi antara golongan, pemimpin atau partai-partai potensial dan aturan mayoritas merupakan dasar institusional untuk membentuk pertanggungjawaban mereka yang memimpin
  • Kekuasaan Negara haruslah tidak mengenai orang-orang tertentu, yaitu secara hukum dibatasi, dan dibatasi antara eksekutif, legislatif dan yudikatif
  • Pemusatan konstitusionalisme untuk menjamin kebebasan dari tindakan sewenang-wenang dan keadilan di depan hukum dalam bentuk hak-hak atau kebebasan politik dan sipil, di atas semua yang terkait dengan kebebasan berbicara, berekspresi, bekerjasama, memilih dan beragama.
  • Pemisahan Negara dari masyarakat sipil, yaitu secara umum wilayah tindakan Negara dibatasi secara tegas sampai pembentukan kerangka kerja yang memperbolehkan penduduk untk menjalankan kehidupan pribadi mereka bebas dari resiko kekerasan, tingkah laku sosial yang tidak dapat diterima dan campur tangan politik yang tidak dikehendaki
  • Kompetisi pusat-pusat kekuasaan dan kelompok-kelompok kepentingan

Syarat-syarat umum

  • Perkembangan masyarakat sipil otonom secara politik
  • Kepemilikan pribadi alat-alat produksi
  • Ekonomi pasar yang kompetitif
  • Sistem keluarga patriarchal
  • Jangkauan territorial bangsa Negara yang luas

Demokrasi Developmental

Prinsip-prinsip kebenaran

Pertisipasi kehidupan politik penting tidak hanya bagi perlindungan kepentingan pribadi, namun juga bagi pembentukan rakyat yang tahu, mengabdi dan berkembang. Keterlibatan politik penting bagi peningkatan kapasitas individu yang tertinggi dan harmonis

Ciri-ciri utama

  • Kepemimpinan popular dengan hak suara universal (bersama dengan sistem alokasi suara yang proporsional)
  • Pemerintahan perwakilan (kepemimpinan yang terpilih, pemilihan umum regular, surat suara rahasia)
  • Pengawasan konstitusional untuk menjamin batasan-batasan dalam, pembagian dalam, kekuasaan Negara dan untuk memastikan promosi hak-hak individu, di atas semua yang terkait dengan kebebasan berpikir, merasakan, mencoba, berdiskusi, publikasi, kombinasi dan pencarian secara individu ‘rencana kehidupan yang dipilih’
  • Batasan yang jelas bagi dewan parlementer dari birokrasi publik, yaitu pemisahan fungsi-fungsi orang-orang yang dipilih dari orang-orang spesialis (ahli) administrasi
  • Keterlibatan rakyat dalam cabang-cabang pemerintahan berbeda melalui suara, partisipasi yang luas dalam pemerintahan local, perdebatan publik dan pelayanan umum

Syarat-syarat umum

  • Masyarakat sipil yang mandiri dengan campur tangan Negara yang minim
  • Ekonomi pasar yang kompetitif
  • Kepemilikan pribadi dan pengawasan alat-alat produksi disamping eksperimen-eksperimen dengan komunitas atau bentuk kepemilikan yang kooperatif
  • Emansipasi politik kaum wanita, kecuali secara umum pemeliharaan pembagian tugas rumah tangga yang tradisional
  • Sistem Negara-bangsa dengan hubungan-hubungan yang berkembang di antara Negara-negara.

 

Sumber David Held, Models of Democracy, 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: